Project Take Over

Proyek adalah kegiatan terukur dan terschedule. Ada bobot dalam setiap kegiatannya. Akumulasi dari bobot kegiatan-kegiatan tersebut membentuk apa yang dinamakan progress. Ada progress harian, progress mingguan juga bulanan.

Sehingga, setiap keterlambatan proyek akan sangat mudah untuk terdeteksi. Dimana bab ini umumnya sudah termuat dalam surat perjanjian kerja, #SPK. Pada bab tersebut akan dicantumkan sampai berapa persenkah keterlambatan proyek masih bisa ditoleransi. Jika sudah melewati batas dan dengan berbagai pertimbangan, biasanya proyek akan ditake over oleh user/owner. Dalam hal ini kontraktor yang bersangkutan akan diberhentikan dan digantikan dengan kontraktor yang lain.

Sayangnya hal tersebut seringkali tidak ditempuh oleh people in charge nya proyek. Alhasil proyek jadi molor selama berminggu-minggu, berbulan-bulan atau bahkan bertahun-tahun… Alasannya macem-macem, dari yang gak enak sama kontraktor sampai alasan bahwa kontraktor tersebut adalah bawaan dari bos… itu bisa saja terjadi.

Saya sendiri sudah pernah mentake over pekerjaan kontraktor. Enak enggak enak ya harus tetep dilakukan. Tentunya dengan pendekatan yang humanis dan santun serta tidak terkesan otoriter.

Masih ragu take over proyek? sini sama saya saja…

credit : foto bukan milik saya

#jobseeker#talentready#construction#civil#engineer#structure#mining#amman#project#facility#architect

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *